Ayam Asam Pedas

Bahan :

* 1 ekor Ayam sedang
* 1 lbr Daun kunyit
* 1 btg Serai (dimemarkan)
* 3 btg Daun ruku – ruku
* Asam jawa secukupnya

Bumbu yang dihaluskan :

* 10 buah Cabe merah
* 8 buah Bawang merah
* 2 siung Bawang putih
* 1/2 jari Kunyit
* 1/2 jari Lengkuas

Cara Memasak :

* Bersihkan ayam, potong – potong sedang, lalu cuci sampai bersih dan tiriskan.
* Rebus air secukupnya hingga mendidih.
* Masukkan bumbu yang dihaluskan, tambahkan serai dan daun ruku – ruku.
* Tambahkan juga daun kunyit dan asam jawa.
* Masak hingga kental dan meresap, tambahkan garam dan bumbu penyedap.
* Masukkan ayam, rebus terus sampai airnya tinggal sedikit, aduk sesekali.
* Angkat bila ayam sudah empuk dan sajikan.

Jalur Pegunungan steril dari truk

Menyongsong antusiasme masyarakat merayakan malam pergantian tahun di sejumlah obyek wisata pegunungan di Jawa Tengah, mulai Kamis (31/12/2009) truk-truk angkutan barang dilarang melintas di jalur wisata pegunungan seperti jalur wisata gardu Pandang Ketep di Kabupaten Magelang.

Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informasi Jawa Tengah Kris Nugroho menyatakan, Rabu (30/12/2009), larangan itu harusnya ditaati, baik oleh truk angkutan pasir maupun truk angkutan barang nonbahan pangan.

Tujuannya, membantu kenyamanan wisatawan menuju lokasi wisata Ketep, yang lebar jalannya memang rata-rata kurang dari delapan meter.

Kris Nugroho menyatakan, hampir semua jalur jalan menuju ke sejumlah obyek wisata pegunungan di Dieng (Wonosobo), Ketep (Magelang), Bandungan (Kabupaten Semarang), Guci (Kabupaten Tegal), Kopeng di Salatiga, Losari Plantation di Grabag Magelang, Argo Tlogo, Tuntang, dan candi-candi di Karanganyar masih sempit.

Lebar jalur jalan wisata itu hanya menampung dua mobil yang bersimpangan arah. “Karena jalan yang sempit, padahal setiap tahun baru jumlah wisatawan yang menuju ke obyek wisata meningkat, dipastikan jalur itu akan sangat padat penuh kendaraan mobil dan motor,” kata Kris Nugroho.

Di samping jalan yang sempit, Kepala Dinas Bina Marga Jawa Tengah Danang Atmodjo mengatakan, aparat bersiaga terutama di jalur-jalur jalan pegunungan yang rawan longsor. Di samping rawan longsor, juga ada pengerjaan jalan di jalur wisata yang bisa mengganggu perjalanan wisatawan ke obyek wisata yang dituju.

“Pekerjaan jalan itu seperti terjadi di jalur wisata Randudongkal Bantarbolang, yakni jalur wisata dari Pemalang menuju ke Purbalingga ke lokasi wisata Owabong, yang terkenal wahana wisata airnya,” kata Danang Atmodjo.

Kesiagaan aparat terkait musim hujan ini, diperkirakan terdapat enam jalur wisata favorit yang rawan longsor dan membahayakan bagi wisatawan yang kali pertama berkunjung.

Mantan Presiden RI ke 4 telah berpulang ke rahmatullah

Rabu, 30 Desember 2009

Mantan Presiden Abdurrachman Wahid alias Gus Dur dipastikan meninggal dunia pukul 18.45 di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM). Kabar tersebut dibenarkan putri Gus Dur, Yenny Wahid, melalui telepon kepada Kompas.com.

Sebelumnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) datang ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta, Rabu (30/12/2009) petang. Presiden Yudhoyono tiba di halaman RSCM sekitar pukul 18.30 menggunakan mobil kepresidenan dengan pengawalan tidak terlalu ketat, yakni hanya dikawal lima mobil Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).

Presiden Yudhoyono yang mengenakan kemeja batik berwarna coklat tampak masuk dari pintu utama RSCM langsung menuju kamar tempat KH Abdurrachman Wahid (Gus Dur) dirawat sejak beberapa hari lalu. Tidak tampak Ibu Negara Ani Yudhoyono mendampingi Presiden. Sekitar 10 menit setelah Presiden tiba, datang Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih yang tampak agak terburu-buru. Ia kemudian segera menyusul ke kamar tempat Gus Dur dirawat yang sedang dikunjungi Presiden.

Mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) ini dirawat di Ruang VVIP Nomor 116 Gedung A RSCM. Sebelum dirawat di RSCM Jakarta, Gus Dur sempat menjalani perawatan medis di RS Jombang Jawa Timur, pada Kamis (24/12/2009), karena kelelahan setelah melakukan kunjungan ke beberapa pondok pesantren di Jawa Timur.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.